Presentasi demam pada anak-anak bervariasi tergantung pada tahap demam, biasanya disertai kelelahan, nafsu makan yang buruk, mudah tersinggung secara emosional dan dalam beberapa kasus dapat timbul ruam. Umumnya, sebagian besar anak tidak memiliki gejala pada tahap awal demam. Jika demam berlanjut untuk jangka waktu tertentu, mereka mungkin mengalami ketidaknyamanan umum, seperti suasana hati yang lebih gelisah atau tertekan, kekurangan energi, kelelahan dan kelelahan, dan kesulitan makan. Anak-anak lain mungkin mengalami demam rendah, ruam dan, dalam beberapa kasus, perubahan pada selaput lendir mulut. Ketika suhu naik, anak mungkin menjadi memerah, memiliki ekstremitas dingin, lembab, pucat, kulit tidak berdarah, tidak berkeringat dan, jika suhu mencapai 40 derajat, koma dan kejang-kejang. Jika demam mencapai puncaknya, demam akan menjadi lambat untuk mendingin dan anak biasanya menunjukkan gejala klinis dengan kulit merah panas, berkeringat, atau bernapas dengan cepat. Sebagai kesimpulan, orang tua harus memperhatikan gejala demam pada anak dan mengambil tindakan pendinginan tepat waktu untuk menghindari perkembangan penyakit yang serius, yang dapat memengaruhi pertumbuhan anak yang sehat di masa depan.