Tes HPV telah semakin banyak digunakan sebagai faktor penyebab biologis definitif yang terkait dengan kanker serviks, dan banyak pasien dengan infeksi HPV bertanya-tanya apakah pasangan mereka juga harus dites. Apakah infeksi HPV umum terjadi pada pria? Haruskah pria dites HPV? Infeksi HPV dari semua jenis pada saluran reproduksi umum terjadi pada populasi. Sulit untuk menilai pria secara rinci dan tidak ada penelitian skala besar terhadap pria. Diasumsikan bahwa lebih dari separuh pria akan terinfeksi HPV pada suatu saat dalam hidup mereka. Tidak ada metode bersertifikat untuk menguji HPV pada pria. Metode pengumpulan sampel yang cukup valid dan andal dari saluran genital pria untuk pengujian HPV belum teridentifikasi. Dari sudut pandang klinis saja, pria tidak perlu dites HPV. Pria yang terinfeksi HPV sebagian besar dapat membersihkan virus melalui kekebalan mereka sendiri karena fisiologi mereka, dan kanker jarang terjadi. Bagaimana rute infeksi HPV pada pria? Sama halnya dengan wanita, pria dapat terinfeksi HPV melalui kontak intim dari kulit ke kulit, terutama melalui hubungan seksual (vagina atau anal), tetapi kontak sehari-hari yang sederhana, seperti berjabat tangan, bukanlah suatu pilihan. Apa dampak infeksi HPV pada kesehatan pria? Infeksi HPV pada pria bukanlah penyakit itu sendiri dan sebagian besar infeksi dapat dibersihkan oleh sistem kekebalan tubuh sendiri dan biasanya tidak menimbulkan gejala atau mempengaruhi kesehatan. Virus HPV risiko rendah menyebabkan kutil kelamin, biasanya di sekitar anus, penis, skrotum, selangkangan atau paha. Kondiloma akuminatum dapat disembuhkan. Infeksi HPV berisiko tinggi dapat menyebabkan kanker penis atau kanker dubur pada pria (kebanyakan pada pria gay, biseksual atau HIV-positif), tetapi sangat jarang terjadi. Kesimpulannya, HPV jarang menyebabkan masalah kesehatan yang serius pada pria, terutama mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat baik.