Obat untuk mengobati kejang saluran cerna meliputi antispasmodik seperti skopolamin, stimulan saluran cerna seperti domperidone, dan obat pencahar seperti laktulosa. 1. Antispasmodik: seperti atropin, skopolamin, skopolamin, skopolamin butilbromida, belladonna, pivotalinium bromida, ortizinium bromida, dll., yang dapat melepaskan kejang otot polos saluran cerna dan meringankan gejala nyeri lambung dan perut yang disebabkan oleh kejang saluran cerna. 2. Stimulan gastrointestinal: seperti metoklopramid, domperidone, mosapride, cisapride, itopride, prucalopride, ondansetron, granisetron, dll., Yang dapat meningkatkan gerakan peristaltik gastrointestinal dan meningkatkan kekuatan saluran pencernaan, sehingga meredakan gejala kembung, bersendawa (cegukan), dan kehilangan nafsu makan yang disebabkan oleh kejang gastrointestinal. 3. Obat pencahar: kejang saluran cerna dapat menyebabkan kembung, sembelit dan gejala lainnya, Anda dapat memilih laktulosa, polietilena glikol, gliserol dan obat lain untuk meredakan mual, muntah, sembelit dan gejala obstruksi saluran cerna lainnya. Perlu dicatat bahwa semua obat di atas harus dikonsumsi di bawah bimbingan dokter dan tidak boleh digunakan tanpa izin. Pasien dengan kram saluran cerna disarankan untuk segera mencari pertolongan medis untuk mendapatkan diagnosis yang jelas dan pengobatan yang tepat di bawah bimbingan dokter.