Bahaya tidak memakai tabir surya

Sinar matahari tidak hanya mengandung cahaya yang terlihat tetapi juga sinar ultraviolet, yang menyebabkan kerusakan terbesar dan paling kumulatif pada kulit dari semua faktor penyebab penuaan eksogen. Sinar UV matahari dapat dibagi menjadi UVB gelombang panjang, UVB gelombang menengah, dan UVB gelombang pendek (UVC) sesuai dengan panjang gelombangnya, dan semakin panjang panjang gelombangnya, semakin berbahaya bagi kulit. UVB gelombang pendek biasanya diserap oleh lapisan ozon dan jarang memancar ke tanah. Pada cuaca panas, kerusakan yang terjadi pada kulit akibat tidak memakai tabir surya terutama disebabkan oleh UVB gelombang panjang dan UVB gelombang menengah. 1. UVB gelombang panjang dapat menyebabkan penuaan kulit, seperti keriput, kekasaran, kendur, hilangnya elastisitas dan pigmentasi; 2. UVB gelombang menengah dapat memicu atau memperparah berbagai penyakit kulit yang berhubungan dengan cahaya, seperti dermatitis kulit terbakar, ruam kulit polimorfik, jerawat, dermatitis wajah, bahkan kanker kulit. Oleh karena itu, perlindungan terhadap sinar matahari sangatlah penting. Cara umum untuk melindungi diri Anda dari sinar matahari termasuk mengoleskan produk tabir surya, menggunakan pakaian pelindung sinar matahari, topi, payung, kacamata hitam, dan barang-barang lainnya, serta mengonsumsi makanan pelindung sinar matahari. Selain itu, Anda harus menghindari paparan sinar matahari pada waktu-waktu yang paling intens sepanjang hari; oleskan tabir surya 20-30 menit sebelum keluar rumah dan gunakan secukupnya untuk menutupi kulit Anda, dan disarankan untuk mengoleskannya kembali setiap 2 jam atau lebih; oleskan tabir surya seperti biasa, baik saat mendung, hujan, maupun di dalam ruangan; dan gunakan estetika medis untuk perawatan kulit secara ilmiah jika diperlukan.