Ada lima penyebab utama mata juling bayi: 1) penyebab otot: seperti kejang dan kelemahan otot, yang menyebabkan mata juling berotot; 2) penyebab kerangka: disebabkan oleh kurangnya perkembangan tulang dan subluksasi sendi atlanto-aksial; 3) kerusakan saraf: seperti cerebral palsy setelah kerusakan saraf otak, yang menyebabkan asimetri otot dan dengan demikian menyebabkan mata juling; 4) kerusakan sekunder: seperti pendengaran yang buruk dan strabismus, yang juga dapat menyebabkan mata juling kompensasi; 5) penyebab kebiasaan: seperti postur tidur yang tidak tepat dari pasien, dll.