Terapi mandiri untuk ejakulasi dini meliputi metode pemerasan, metode stop-motion, dan psikoterapi, sementara mereka yang mengalami kondisi serius perlu secara aktif mencari bantuan medis. 1. Metode pemerasan: Metode ini perlu dilakukan ketika pria dan wanita berada di ruangan yang sama, dan biasanya dapat meredakan sensasi ejakulasi pada pria. Saat pria akan ejakulasi, wanita meletakkan ibu jarinya pada ligamen penis pria, dan meletakkan jari telunjuk dan jari tengahnya di bagian atas dan bawah batas alur koronal penis, lalu mencubit dan meremasnya dengan lembut selama 4 hingga 5 detik. 2. Metode stop-motion: Metode ini juga perlu dilakukan di ruangan yang sama. Biasanya, wanita perlu menghentikan rangsangan saat pria akan berejakulasi, dan pria perlu mengalihkan perhatiannya, dan setelah 4 ~ 5 detik, pria akan dirangsang kembali, yang akan membantu meningkatkan kemampuan pria untuk mengontrol ejakulasi. 3. Perawatan psikologis: Pasien dapat menyesuaikan kondisi psikologisnya sendiri, membangun kepercayaan diri, menghilangkan kecemasan seksual, menjalin hubungan yang baik dengan pasangan seksualnya, dan juga mempelajari keterampilan seksual. Dalam kehidupan sehari-hari, Anda dapat berlari, berenang, menari, dan olahraga lainnya, tetapi juga untuk memastikan asupan nutrisi yang seimbang, untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Jika Anda menderita ejakulasi dini, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mendapatkan perawatan rutin.