Jika ada fluktuasi besar dalam gula darah, lewati buah untuk sementara waktu. Penderita diabetes yang stabil dapat makan buah secukupnya setiap hari, dan usahakan makan buah dengan kadar gula rendah dan indeks glikemik rendah agar tidak membebani gula darah mereka.
Pedoman Diabetes kami merekomendasikan untuk makan lebih banyak sayuran dan buah dalam jumlah sedang dalam berbagai jenis dan warna, mendukung penderita diabetes untuk makan buah dalam jumlah sedang.
Menurut bukti penelitian saat ini, asupan buah yang moderat dapat mengurangi risiko komplikasi diabetes, sehingga penderita diabetes tidak perlu ‘berbicara tentang buah’ dan makan buah dengan tepat setiap hari dapat lebih baik daripada membahayakan.
Tidak ada jenis buah yang sepenuhnya dilarang untuk dipilih, tetapi ada satu hal yang perlu diperhatikan: buah-buahan tropis seperti manggis, durian, pisang dan mangga umumnya tinggi gula dan dapat menjadi beban bagi gula darah penderita diabetes ketika dimakan. Survei epidemiologi telah mengkonfirmasi kesimpulan ini.
Pengamatan klinis di Thailand telah menemukan bahwa selama musim mangga, keinginan akan mangga menjadi penyebab gula darah yang tidak terkontrol pada banyak orang, sementara ketika musim durian, pembuat masalah menjadi durian. Yang berikutnya adalah manggis, pisang, nanas madu dan fenugreek.
Oleh karena itu, tidak disarankan bagi penderita diabetes untuk makan terlalu banyak buah tropis. Pilihlah buah-buahan yang beriklim sedang, rendah glikemik, gelap, dan kenyal seperti apel, stroberi, blueberry, persik, dan aprikot bilamana memungkinkan. Seperti yang direkomendasikan dalam pedoman diet, 200 hingga 350 gram buah per hari adalah tepat. Yang terbaik adalah meletakkannya di antara waktu makan.
Pasien yang gula darahnya berfluktuasi secara luas, atau untuk sementara waktu tidak terkontrol dengan baik, harus mencoba untuk melewatkan buah untuk saat ini dan mengikuti saran medis ketika kondisi mereka telah stabil.