Periodontitis kronis adalah penyakit mulut yang sangat umum, dengan sebagian besar orang dewasa menderita berbagai tingkat periodontitis kronis. Penyebabnya adalah kebersihan mulut yang buruk, yang dimulai sebagai radang gusi dan berkembang menjadi periodontitis kronis saat karang gigi terbentuk dan alveolitis menghancurkan dan menyerap gigi, yang secara serius mempengaruhi kesehatan mulut pasien. Pertama, pasien dengan periodontitis kronis terutama menunjukkan gejala seperti gusi berdarah, gusi bengkak, rasa tidak enak di mulut dan bahkan gigi longgar dan nyeri, yang secara serius mempengaruhi kesehatan mulut pasien dan bahkan mempengaruhi kehidupan sosial sehari-hari mereka. Saat ini, penyebab utama periodontitis kronis adalah bahwa pasien biasanya tidak memperhatikan kebersihan mulut. Pasien biasanya tidak membersihkan gigi mereka secara menyeluruh, sehingga sisa makanan yang tersisa di jaringan mulut, yang menyebabkan akumulasi karang gigi dan tartar di bawah aksi bakteri dan plak, yang akhirnya menyebabkan terjadinya periodontitis kronis. Akhirnya, perawatan klinis periodontitis kronis dibagi menjadi empat langkah utama. Pertama, plak dan karang gigi harus dihilangkan dan respon inflamasi dalam mulut harus dikontrol dan fungsi oklusal disesuaikan. Kedua, gigi yang longgar dapat dirawat dan diperbaiki dengan operasi periodontal atau, dalam kasus yang parah, dicabut. Selain itu, implan gigi atau perawatan restoratif gigi yang hilang diperlukan dua sampai tiga bulan setelah operasi. Akhirnya, pasien perlu ditindaklanjuti secara berkala selama enam bulan. Peninjauan kondisi periodontal pasien dan radiografi dapat membantu mendiagnosis kesehatan mulut pasien. Memahami gejala, penyebab, dan pengobatan periodontitis kronis pada pasien dapat membantu menjaga kebersihan mulut dan mencegah periodontitis kronis menyebabkan kerusakan yang signifikan pada kesehatan masyarakat.