Tuberkulosis dan bronkitis jelas berbeda.1 Pertama, agen penyebab infeksi berbeda. Tuberkulosis adalah penyakit klinis yang disebabkan oleh infeksi saluran pernafasan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang merupakan penyakit menular dan juga penyakit yang menular. Bronkiektasis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus pada saluran udara.2. Kedua, gejala klinisnya berbeda. Penderita TBC biasanya memiliki gejala toksik TBC, seperti demam rendah di sore hari, berkeringat di malam hari, lesu, nafsu makan yang buruk dan lemah, yang dapat disertai dengan berbagai tingkat ketidaknyamanan seperti batuk, hemoptisis, sesak dada dan nyeri dada. Pasien dengan bronkitis memiliki gejala klinis yang lebih ringan, dengan batuk dan dahak sebagai manifestasi utama mereka dan sesekali demam ringan.3 Selain itu, ada juga perbedaan dalam pengobatan. Pasien dengan tuberkulosis biasanya memerlukan pengobatan anti-tuberkulosis awal, gabungan, sedang, teratur, dan lengkap. Trakeitis, di sisi lain, sering diobati secara simtomatik dan, jika perlu, dengan obat anti-infeksi.