Apakah radang tenggorokan dapat menyebabkan sesak dada dan sesak napas?

Laringitis sendiri tidak menyebabkan sesak dada dan sesak napas, dan sesak dada serta sesak napas sebagian besar merupakan gejala penyakit saluran pernapasan bagian bawah atau penyakit kardiovaskular.
Laringitis klinis dibagi menjadi laringitis akut, laringitis kronis, gejala pasien berbeda, tetapi umumnya tidak muncul gejala sesak dada dan sesak napas. Untuk radang tenggorokan akut, dapat bermanifestasi sebagai suara serak, batuk, dahak, nyeri tenggorokan dan rasa tidak nyaman. Untuk laringitis kronis, gejalanya meliputi suara serak, kekeringan, gatal atau nyeri pada tenggorokan, dan peningkatan sekresi pada tenggorokan.
Selain gejala di atas, pasien radang tenggorokan akut juga dapat disertai dengan hidung tersumbat, pilek, takut dingin, demam dan gejala lainnya, sedangkan refluks asam yang disebabkan oleh radang tenggorokan kronis akan disertai dengan refluks asam, nyeri ulu hati, sinusitis kronis yang disebabkan oleh radang tenggorokan akan disertai dengan pilek, hidung tersumbat, sakit kepala, dan sebagainya, yang berdampak pada kualitas hidup dan kesehatan pasien.
Jika Anda menderita radang tenggorokan dengan sesak dada dan sesak napas, Anda harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mendapatkan diagnosis yang jelas, dan secara aktif mengatur pengobatan.