Risiko Operasi Pengangkatan Kantung Mata Eksternal

Pengangkatan kantung mata eksternal adalah salah satu prosedur bedah kosmetik yang paling umum dilakukan dalam praktik klinis saat ini, tetapi ada risiko yang terkait dengan prosedur bedah apa pun. Ektopion kelopak mata, hematoma, dan infeksi dapat terjadi setelah operasi jika penilaian pra-operasi yang memadai tidak dilakukan. Oleh karena itu, operator perlu membuat prognosis yang benar mengenai kelemahan kulit, kelemahan otot, dan kelemahan lemak pasien sebelum operasi, serta memiliki komunikasi dan pertukaran informasi yang baik. Risiko operasi pengangkatan kantung mata dengan sayatan eksternal adalah sebagai berikut: 1. Exophthalmos kelopak mata: gejala ini adalah yang paling umum terjadi, sebagian besar disebabkan oleh jumlah jaringan kulit yang dibuang terlalu sedikit saat operasi, sehingga menghasilkan reseksi yang berlebihan; 2. Dampak pada penglihatan: hemostasis yang tidak sempurna setelah operasi dapat menyebabkan perdarahan intraorbital, dan perdarahan tersebut akan menekan bola mata, sehingga memengaruhi penglihatan; 3. Tampilan dan bentuk yang tidak diinginkan: jika terlalu banyak lemak yang dibuang, maka akan menyebabkan cekungan pada mata. Pengangkatan otot orbikularis oculi yang terlalu banyak dapat menyebabkan kelopak mata turun, kelopak mata turun, dan penampilan yang tidak diinginkan lainnya; 4. Reaksi yang tidak diinginkan: pengangkatan yang berlebihan dapat menyebabkan kelopak mata turun, dan dapat menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan, seperti mata mudah sobek, penutupan mata yang tidak sempurna, serta mata yang sering tersumbat dan meradang.