Bagaimana penanganan polip rahim?

Prinsip pengobatan: Eksisi bedah adalah yang paling utama. Pilihan pengobatan harus dipertimbangkan berdasarkan usia pasien, ada atau tidaknya gejala, persyaratan kesuburan, sifat polip, dan laju pertumbuhan. Polipektomi histeroskopi merupakan pengobatan andalan. Polip fokal atau difus yang berukuran kecil diobati dengan kuretase, dan harus dilakukan pengikisan secara menyeluruh, terutama di dasar dan sudut rahim. Setelah histerektomi, pengobatan anti-infeksi harus diberikan. Aspek-aspek berikut ini perlu diperhatikan: 1. Jika ada peradangan yang terjadi bersamaan, infeksi harus dikontrol terlebih dahulu. 2. Jika terjadi perdarahan, hentikan perdarahan. 3. Pembedahan harus dilakukan setelah peradangan terkendali. 4 . Setelah operasi pengangkatan, polip harus dikirim untuk pemeriksaan patologis, dan jika ada tanda-tanda keganasan, tindakan pengobatan harus dilakukan sedini mungkin. 5 . Penyakit ini cenderung kambuh dan harus ditinjau secara teratur setelah operasi, setiap 3 bulan sekali.