Manifestasi klinis utama dari strabismus serviks neonatal, umumnya dikenal sebagai leher bengkok, yaitu massa leher yang menonjol, kepala miring, dan asimetri pada kedua sisi wajah.
1. Massa leher yang menonjol: Leher yang miring sering kali disebabkan oleh perkembangan otot sternokleidomastoid yang tidak normal dan gangguan kontraksi otot, yang mengakibatkan massa yang menonjol di sepertiga bagian depan leher, tetapi leher masih dapat digerakkan dan sering kali tidak menimbulkan rasa sakit.
2. Kepala miring: karena leher miring yang menyebabkan kekuatan yang tidak merata di kedua sisi kepala, kepala secara bertahap miring dan bahkan memengaruhi pergerakan kepala.
3. Asimetri wajah: Karena gaya tarikan yang tidak sama pada wajah oleh otot sternokleidomastoid dan otot vastus servikalis di kedua sisi, akan menyebabkan asimetri wajah, mata dan telinga tidak berada pada tingkat yang sama dalam jangka panjang, dan bahkan mempengaruhi keseimbangan visual dan penglihatan.
Bayi baru lahir yang didiagnosis dengan strabismus servikal harus mencari perawatan medis sesegera mungkin untuk menghindari penundaan kondisi dan menyebabkan kerusakan permanen pada penglihatan dan postur tubuh.