Apa yang terjadi dengan api di mulut Anda?

  Kebakaran mulut adalah masalah mulut yang relatif umum. Kebakaran mulut menyebabkan rasa sakit dan sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari pasien. Biasanya bermanifestasi sebagai borok dan nyeri mukosa yang membakar. Pola makan yang tidak tepat, masalah kekebalan tubuh, masalah tumor dan faktor emosional adalah beberapa penyebab klinis umum dari kebakaran mulut.  Pertama-tama, pola makan yang tidak tepat adalah penyebab klinis paling umum dari kebakaran mulut. Orang dengan api mulut biasanya suka makan makanan pedas dan merangsang seperti barbekyu dan gorengan. Kurangnya vitamin B dalam makanan menyebabkan masalah kebakaran mulut. Disarankan agar pasien tersebut harus memperhatikan penyesuaian struktur diet mereka dan makan lebih banyak buah dan sayuran segar, yang dapat membantu meredakan api mulut. Kedua, bagi sebagian pasien dengan iritasi mulut berulang, penyebab penyakit ini terutama terkait dengan faktor kekebalan tubuh mereka sendiri. Beberapa pasien dengan defisiensi kekebalan tubuh rentan terhadap kebakaran mulut. Penelitian telah menunjukkan bahwa api oral juga merupakan manifestasi klinis khas tumor ganas. Jika pasien memiliki ulkus mulut tunggal yang tidak sembuh dalam waktu yang lama (biasanya lebih dari 2 minggu), penting untuk pergi ke Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial untuk pemeriksaan kanker yang relevan. Akhirnya, faktor emosional juga bisa menyebabkan terjadinya kebakaran mulut. Ketidakseimbangan endokrin yang disebabkan oleh stres kerja biasa, kerja berlebihan, dll. dapat menyebabkan munculnya sariawan.  Selain itu, gusi yang bengkak dan nyeri terkadang dianggap sebagai akibat dari kebakaran di dalam mulut, tetapi pada kenyataannya, gusi yang bengkak dan nyeri sering kali merupakan akibat dari iritasi karang gigi dan harus segera diperiksa dan dirawat oleh dokter gigi.  Begitu pasien mengalami kebakaran di mulut, penting untuk secara aktif mengidentifikasi penyebab kebakaran di mulut. Perawatan aktif dan modifikasi gaya hidup dapat membantu meringankan kondisi ini.