Apa yang harus dimakan untuk mengatasi gangguan menstruasi? Pertama, ayam rebus tulang cumi Bahan: 30 gram cumi-cumi, 30 gram angelica, 100 gram ayam, garam, monosodium glutamat masing-masing sedang. Praktek: ayam dipotong dadu, angelica diiris, tulang cumi-cumi dipatahkan, ke dalam pipa tanah liat, tambahkan 500 ML air, masukkan garam secukupnya, di atas kukusan dikukus, makan sekali sehari. Khasiat: tulang cumi-cumi dapat mengencerkan hemostasis, angelica dan darah efektif ayam, menoragia tipe defisiensi darah cukup efektif. Kedua, caper goreng motherwort Bahan: motherwort segar 3 gram, 30 gram caper segar, minyak sayur. Praktek: motherwort segar, kastanye segar dicuci dan dipotong, taruh panci besi di atas api, tuangkan minyak sayur dalam jumlah yang tepat, taruh motherwort, kastanye goreng bisa diminum dua kali sehari. Khasiat: darah, menstruasi dan efek lainnya. Ketiga, gel jeli kulit babi Bahan: 1000 gram kulit babi, 250 ml anggur kuning, 250 gram gula. Praktek: Cuci kulit babi dan cincang, tambahkan air secukupnya, rebus dengan api sedang hingga sari buahnya kental, tambahkan gula pasir, anggur kuning bisa. Minum 2 kali sehari dengan air matang dan hangatkan. Efek: Menutrisi darah dan yin, menyehatkan ginjal dan hati. Dapat menyembuhkan kelemahan kekurangan darah wanita, gangguan menstruasi, dll., Pada pinggang dan nyeri kaki lebih baik. Keempat, sup daging babi tanpa lemak kunyit Bahan: 250 gram daging babi tanpa lemak, 12 gram angelica, 10 gram kunyit, kurma merah 4. Praktik: cuci daging babi tanpa lemak, iris. Angelica, kunyit, jujube (inti) bersihkan. Masukkan semua bahan ke dalam panci, tambahkan air secukupnya, masak dengan api sedang selama 2 jam setelah selesai, bumbu dapat dikonsumsi. Efek: Menutrisi darah dan mengaktifkan sirkulasi darah, mengatur menstruasi dan menghilangkan rasa sakit, cocok untuk gangguan menstruasi dengan kekurangan darah dan stagnasi, yang gejala utamanya termasuk sakit perut pramenstruasi, sedikitnya aliran menstruasi, nyeri pinggang dan nyeri kaki, kulit pucat, jantung berdebar-debar dan pusing, pembekuan darah sesekali, atau penurunan bertahap atau bahkan amenore menstruasi.