Apa yang perlu saya perhatikan setelah bedah mata kosmetik?

Ketika Anda pulang ke rumah setelah operasi mata, Anda harus beristirahat, meletakkan kompres es di area operasi, dan menjaga luka operasi tetap kering dan bersih. Berhati-hatilah untuk tidak melakukan aktivitas berlebihan dalam waktu 48 jam setelah operasi untuk mencegah perdarahan di area operasi. Waktu tidur harian dapat dikurangi dengan tepat, dan tidur dengan kepala ditinggikan untuk mengurangi pembengkakan pada area yang berisiko pada mata. Diet setelah operasi Setelah operasi mata, kami umumnya merekomendasikan diet ringan, meningkatkan asupan protein, seperti daging tanpa lemak, ayam, telur, kacang-kacangan, dll., dan makan lebih banyak buah-buahan dan sayuran segar, yang mengandung vitamin C, beta karoten, dan nutrisi penting lainnya, tetapi juga memiliki efek yang sangat baik untuk perbaikan luka. Kurangi makanan pedas dan bahan-bahan lain dalam makanan Anda. Cobalah untuk menghindari makanan pemicu alergi seperti makanan laut, daging domba, dan ikan. Dilarang merokok dan konsumsi alkohol. Anti-koagulan serta obat-obatan Cina seperti mengaktifkan sirkulasi darah dan menghilangkan stasis darah dilarang selama 2 minggu setelah operasi untuk mengurangi rembesan darah dari area operasi. Selain itu, minumlah air sesedikit mungkin di malam hari untuk menghindari terjadinya edema di area operasi. Kompres dingin dan panas diperlukan setelah operasi mata Kompres dingin dianjurkan segera setelah operasi, dan kompres es harus diterapkan setidaknya selama 3 hari. Kompres dingin dapat membuat pembuluh darah di tempat operasi berkontraksi karena dingin, mengurangi perdarahan, dan memfasilitasi pemulihan. Ada dua metode yang umum digunakan: (1) metode kompres es; (2) metode kompres dingin basah. Waktu pendinginan umumnya 20-30 menit, dan dapat diulang beberapa kali sehari. Kompres panas umumnya dapat dilakukan setelah melepas jahitan, dan ketika menggunakannya, penting untuk diingat bahwa suhunya harus sesuai, yaitu 37 ~ 45 ℃. Penggunaan antibiotik dan obat bekas luka setelah operasi Sebagian besar operasi okuloplasti adalah operasi yang bersih, dan pembengkakan mata setelah operasi adalah reaksi tubuh yang normal, bukan disebabkan oleh infeksi bakteri, sehingga antibiotik tidak sering digunakan setelah operasi. Antibiotik oral dapat dipertimbangkan jika pasien mengalami kemerahan, bengkak, panas, atau nyeri di area operasi. Disarankan agar calon pasien menghubungi dokter bedah untuk ditinjau dan membiarkan dokter meresepkan obat yang harus diminum, pasien tidak boleh meminum obat antibiotik sendiri, agar tidak menimbulkan reaksi yang merugikan terhadap obat tersebut. Masalah jaringan parut yang tertinggal setelah operasi mata kosmetik selalu mengganggu, terutama bagi penderita jaringan parut keloid. Oleh karena itu, penggunaan obat bekas luka adalah penting. Obat ini secara efektif dapat menghambat proliferasi jaringan parut sayatan, membantu melembutkan bekas luka, mempercepat perataan sayatan, dan membuat lekukan mata yang lebih alami. Sedangkan untuk waktu penggunaan, biasanya dimulai 3 hari setelah jahitan dilepas. Gunakan setidaknya 2 kali sehari selama 3 bulan hingga setengah tahun. Hindari penggunaan kosmetik saat menggunakan obat penghilang bekas luka, dan juga perhatikan untuk menghindari sinar matahari yang kuat.