Apakah sindrom Tourette menyebabkan sesak di dada?

Individu dengan sindrom Tourette juga dapat mengalami gejala sesak dada.
Gejala sindrom Tourette pertama-tama dimanifestasikan sebagai tics motorik atau tics vokal, yang terutama dimanifestasikan sebagai kedutan otot yang berulang di banyak tempat, tidak disengaja, tidak bertujuan, cepat dan tiba-tiba.
Gambaran klinis tics motorik adalah kedutan yang cepat, berulang dan tidak teratur pada otot-otot ekspresi, otot leher atau otot tungkai atas, yang dimanifestasikan seperti memencet mata, cemberut, cemberut, mengerutkan dahi, menggeleng, memiringkan leher, mengangkat bahu, dll. Gejalanya dapat memburuk dan tungkai serta tubuh dapat terpengaruh.
Eksaserbasi gejala dapat disertai dengan gerakan tak disengaja yang keras pada tungkai dan batang tubuh, seperti memutar batang tubuh, gerakan melempar, menendang, dan sebagainya. Sesak dada dan sesak napas juga dapat terjadi bila olahraga dan aktivitas yang berlebihan memengaruhi otot-otot pernapasan.
Orang tua harus mengamati dengan cermat kondisi anak selama masa sakit, dan pergi ke rumah sakit tepat waktu. Pengobatan dan psikoterapi harus diberikan di bawah bimbingan dokter.