Demam tinggi berulang meskipun jumlah darah normal

Secara umum, demam yang menyebabkan peningkatan sel darah putih terutama disebabkan oleh infeksi bakteri. Jika Anda memiliki jumlah darah yang normal tetapi mengalami demam berulang, hal ini mungkin disebabkan oleh infeksi non-bakteri, penyakit imuno-rematik, atau tahap awal penyakit neoplastik. Kultur mikrobiologi dan tes lainnya diperlukan untuk mengidentifikasi penyebabnya dan kemudian mengobati gejalanya. Penyebab umum 1, infeksi virus: seperti influenza, ensefalitis virus dan infeksi virus lainnya, ribavirin oral, oseltamivir dan obat lain dapat dikonsumsi; 2, penyakit sistem kekebalan tubuh rematik: seperti rheumatoid arthritis, demam rematik, penyakit jaringan ikat, dll., Rutinitas darah bisa normal, dan supositoria diklofenak serta ibuprofen dapat digunakan untuk meringankan gejala seperti yang diresepkan oleh dokter; 3, infeksi mycobacterium tuberculosis: seperti tuberkulosis paru, tuberkulosis ginjal, tuberkulosis usus, dll. Setelah diagnosis jelas, pengobatan anti-tuberkulosis seperti isoniazid, rifampisin, dan etambutol dapat digunakan; 4. Lain-lain: leukemia, limfoma, dan demam tumor lainnya juga dapat menyebabkan gejala terkait, yang harus segera diobati di bawah bimbingan dokter. Tindakan pencegahan perlu dilakukan untuk memantau perubahan suhu tubuh secara ketat. Perhatikan makanan yang ringan dan mudah dicerna, dan cobalah untuk memilih makanan seperti bubur nasi dan mie. Penting juga untuk tetap hangat untuk menghindari demam yang semakin memburuk. Jika suhu tubuh meningkat, perhatikan pendinginan fisik, seperti menggunakan mandi air hangat, kompres es, tisu alkohol, dll. Untuk mencegah kejang hipertermik.