Perbedaan antara gangguan vegetatif dan skizofrenia

Fitodisfungsi adalah gangguan psikologis dan merupakan gangguan fungsional. Skizofrenia adalah gangguan kejiwaan dan merupakan gangguan mental. Fitodisfungsi dapat melibatkan semua sistem dan gejala umum termasuk ketegangan, kecemasan, pusing, sakit kepala, berkeringat, panik, sesak di dada, perasaan hampir mati, ketidaknyamanan somatik, rasa sakit berkeliaran, dan mati rasa di anggota badan. Pengobatan terutama didasarkan pada obat anti-kecemasan dan depresi. Sebagian besar skizofrenia memiliki riwayat keluarga yang positif. Manifestasi awal akan mencakup kecemasan, depresi, dan penurunan kemampuan untuk bekerja, hidup, dan belajar. Manifestasi positif yang khas termasuk halusinasi, halusinasi, halusinasi, halusinasi, dan beberapa pasien memiliki delusi dan paranoia. Gejala negatif termasuk hilangnya kemauan, kurangnya kebersihan pribadi, tidak terawat, dan dalam beberapa kasus, ketakutan sosial, penarikan diri secara sosial, kurangnya sikap terhadap pekerjaan, puas dengan status quo, atau perilaku agresif. Kebanyakan orang dengan skizofrenia tidak menganggap diri mereka sakit, sedangkan orang dengan disfungsi vegetatif memiliki persepsi yang benar tentang penyakit mereka.