Alat kelamin wanita adalah “pintu gerbang” misterius bagi wanita, simbol kesucian wanita dan garis pertahanan terakhir bagi wanita. Bagian tubuh yang sensitif ini adalah yang paling rentan dan wanita harus tahu bagaimana memperlakukan diri mereka sendiri dan merawat “taman rahasia” mereka. Area kemaluan sangat kompleks dan sensitif, dan beberapa konsep perawatan yang salah bisa membuatnya menderita. Vulva terlindungi dari invasi eksternal dengan penutupan labia majora dan labia minora, dan merupakan rumah bagi banyak lactobacilli, yang menjaga lingkungan vagina yang sehat. Hal ini dapat menyebabkan perkembangan vaginitis. Bagaimana wanita dapat merawat vagina mereka? Bilas vulva, bukan vagina, dengan air dingin atau suam-suam kuku, sebaiknya di bawah air mengalir setiap kali. Urutan pembasuhan adalah dari depan ke belakang, yaitu pertama-tama labia majora dan minora, kemudian lubang vagina dan kemudian anus. Bagi wanita yang terbiasa mandi setiap hari, cukup membasuh vulva dengan mandi, tidak terpisah. Jika Anda terlalu lelah atau daya tahan tubuh Anda lemah, mudah terinfeksi mikobakteri. Hindari duduk selama mungkin untuk mengurangi kemungkinan kelembaban dan panas. Selain itu, kenakan lebih banyak pakaian dalam berbahan katun, gantilah pakaian dalam Anda secara teratur, sebaiknya jangan mengeringkan pakaian dalam Anda di tempat teduh setelah dicuci, kenakan celana panjang yang tidak terlalu ketat, celana panjang yang tidak terlalu ketat atau pas seperti celana jins; ubahlah kebiasaan menggunakan pembalut setiap hari untuk menjaga bagian pribadi Anda tetap kering dan bernapas. Untuk mengurangi iritasi, hindari menggunakan tisu toilet atau kertas toilet dengan tambahan pewangi.