Fibroid uterus berbeda dengan endometriosis dalam hal jenis penyakit, etiologi, dan manifestasi klinis; sebagai contoh, fibroid tidak memiliki gejala yang jelas dan aliran menstruasi yang tidak normal adalah hal yang umum, sedangkan endometriosis memiliki perburukan dismenore yang progresif, dan infertilitas serta rasa sakit saat melakukan hubungan seksual juga mungkin terjadi. 1. Jenis penyakit: Fibroid adalah tumor jinak yang dibentuk oleh proliferasi jaringan otot polos rahim, sedangkan endometriosis adalah pertumbuhan ektopik jaringan endometrium fungsional ke dalam jaringan di luar rahim. 2. Etiologi: Etiologi kedua penyakit ini masih belum jelas, tetapi terjadinya fibroid sebagian besar terkait dengan faktor keturunan dan tingkat estrogen; terjadinya endometriosis sebagian besar terkait dengan aliran balik darah menstruasi, implantasi medis, dan faktor lainnya. 3. Manifestasi klinis: pasien dengan fibroid rahim sering mengalami peningkatan aliran menstruasi, periode menstruasi yang berkepanjangan, sakit perut, distensi perut bagian bawah dan ketidaknyamanan lainnya; jika fibroid relatif besar, mereka dapat menekan rektum dan kandung kemih yang berdekatan dan menyebabkan sering buang air kecil, sembelit, dll.; pasien dengan endometriosis mengalami dismenore yang semakin parah sebagai manifestasi klinis utama, dan beberapa di antaranya juga dapat dikombinasikan dengan aliran menstruasi yang berlebihan, infertilitas, rasa sakit saat melakukan hubungan seksual dan ketidaknyamanan lainnya.