Tidak ada istilah medis untuk darah najis. Darah najis umumnya dianggap sebagai bakteremia yang disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam aliran darah. Berdasarkan penyebabnya, bakteremia dapat dibagi menjadi bakteremia primer dan sekunder.
1. Bakteremia primer: umumnya disebabkan oleh operasi hemodialisis yang tidak tepat dan tusukan pembuluh darah serta pemasangan selang, sehingga mikroorganisme menyerang darah. Bakteri patogen utama adalah basil gram negatif, seperti Pseudomonas aeruginosa, Pneumocystis pneumoniae, Escherichia coli, dan lain-lain. Dapat menyebabkan arteritis lokal, flebitis, dan penyakit lainnya.
2. Bakteremia sekunder: jika luka terinfeksi setelah operasi (luka terkontaminasi, bakteri patogen dapat masuk ke dalam darah melalui luka), jika bakteri dalam darah mengalir melalui sistem tubuh manusia dengan darah, maka dapat menyebabkan berbagai lesi, seperti sistem saraf pusat dapat menyebabkan meningitis, abses otak, sistem pernafasan dapat menyebabkan radang paru-paru, perut dapat menyebabkan peritonitis, dan sistem saluran kemih dapat menyebabkan radang saluran kemih, dan seterusnya.
Selain penyakit-penyakit di atas, bakteremia juga dapat menyebabkan abses hati, abses paru-paru, dan penyakit lainnya. Dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu, meningkatkan pemeriksaan untuk memperjelas penyebab penyakit, dan kemudian memberikan pengobatan yang ditargetkan.