Secara umum, pasien diabetes tidak perlu mengonsumsi tablet kalsium, tetapi jika pasien rentan terhadap osteoporosis dan penyakit lain karena kekurangan kalsium, mereka dapat memilih tablet kalsium yang tidak mengandung gula atau memiliki kadar gula rendah, seperti tablet kalsium karbonat.
Pasien diabetes umumnya tidak perlu mengonsumsi tablet kalsium, tetapi karena kehilangan ion kalsium pada pasien lebih tinggi daripada orang biasa, sehingga mereka akan rentan terhadap osteoporosis dan penyakit lainnya, maka pasien dapat mengonsumsi tablet kalsium karbonat dan tablet kalsium lainnya yang tidak mengandung gula atau dengan kadar gula rendah.
Tablet kalsium karbonat dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan kekurangan kalsium, seperti osteoporosis, osteogenesis imperfecta, rakhitis dan suplementasi kalsium untuk anak-anak, wanita hamil dan menyusui, wanita menopause, dan orang tua. Reaksi yang merugikan seperti bersendawa (bersendawa) dan konstipasi dapat terjadi pada beberapa pasien. Obat ini dikontraindikasikan pada pasien dengan hiperkalsemia, hiperkalsiuria, batu ginjal yang mengandung kalsium atau riwayat batu ginjal.
Pasien dengan diabetes melitus yang mengalami hipokalsemia disarankan untuk segera mencari pertolongan medis dan pengobatan di bawah bimbingan dokter, dan penggunaan obat secara spesifik juga harus di bawah bimbingan dokter.