Pemeriksaan darah rutin tidak dapat mendeteksi miokarditis secara umum.
Pemeriksaan darah rutin terutama untuk memeriksa sistem sel darah merah, sistem sel darah putih dan sistem trombosit serta indeks terkait lainnya, dan miokarditis tidak dapat dideteksi dengan pemeriksaan darah rutin saja. Diagnosis miokarditis memerlukan kombinasi riwayat medis, manifestasi klinis, elektrokardiogram, enzim miokard atau ekokardiogram, dan bukti yang jelas dari kerusakan miokard.
Pasien dengan miokarditis biasanya tidak menunjukkan gejala jika gejalanya ringan, dan sebagian besar pasien datang dengan demam, kelesuan umum, mual, serta nyeri otot dan nyeri satu hingga tiga minggu sebelum timbulnya penyakit. Pemeriksaan fisik sering menunjukkan aritmia dan blok atrioventrikular. Perubahan ST-T sering terjadi pada elektrokardiogram, seperti inversi gelombang-T atau perpindahan segmen ST ringan, dll. Enzim jantung juga dapat meningkat secara abnormal pada pasien.
Jika Anda merasa tidak enak badan, disarankan agar Anda mengikuti petunjuk dokter untuk melakukan pemeriksaan yang relevan, dan diagnosis penyakit perlu dilakukan oleh dokter profesional.