Trombosis serebral tidak bisa berhenti tertawa adalah penyakit yang secara klinis dikenal sebagai senyum yang kuat. Trombosis serebral sering disebabkan oleh gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah, hipoksia jaringan otak, iskemia, dan kemudian nekrosis, melunak dan menyebabkan gejala-gejala yang sesuai. Ketika pasien dengan trombosis serebral memiliki gejala tidak dapat berhenti tertawa, hal ini mungkin disebabkan oleh kerusakan pada fungsi neurologis otak, yaitu masalah pada area kontrol otak yang mengontrol otot wajah, yang membutuhkan peningkatan kewaspadaan dan perawatan tepat waktu. Pengobatan trombosis serebral meliputi terapi trombolitik, seperti aktivator fibrinogen tipe jaringan rekombinan; terapi antiplatelet, seperti aspirin dan clopidogrel; dan terapi penurun serat, seperti enzim defibrinolitik dan bacitracin. Perawatan bedah seperti bedah endovaskular darurat diperlukan bila diperlukan. Pasien dengan trombosis otak biasanya harus memperbaiki kebiasaan hidup dan pola makan yang buruk, dan dianjurkan untuk fokus pada diet rendah garam, rendah lemak, tinggi vitamin, dan olahraga yang sesuai untuk meningkatkan kebugaran fisik, serta tindak lanjut secara teratur di rumah sakit. Semua obat harus digunakan di bawah bimbingan dokter.