Ada banyak kemungkinan penyebab gerakan lambat, yang mungkin merupakan fenomena fisiologis atau disebabkan oleh penyakit pada sistem saraf dan sistem endokrin.
1. Fenomena fisiologis: kecepatan gerakan bervariasi dari orang ke orang, saraf motorik beberapa orang dari sistem saraf tidak berkembang, gerakan sehari-hari akan sedikit lebih lambat, orang juga akan melambat ketika mereka lelah, dan di samping itu, atrofi otot orang tua, metabolisme melambat, kekuatan otot rendah, akan ada gerakan yang lambat, yang merupakan fenomena fisiologis, bukan penyakit.
2. Penyakit neurologis: seperti penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, sklerosis pembuluh darah otak, infark serebral, ensefalopati alkoholik, sklerosis sistemik, ensefalopati hepatik, dll., yang dapat menyebabkan gerakan lambat.
3. Penyakit endokrin: seperti hipotiroidisme, anemia, dll. juga dapat menyebabkan gerakan lambat.
Gerakan lambat belum tentu merupakan suatu penyakit, tetapi jika gejalanya serius atau disertai dengan gejala lain, Anda harus pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mendapatkan intervensi dan perawatan dini.