Reaksi leukoid dan leukemia dapat dibedakan berdasarkan hal-hal berikut.
1, etiologinya berbeda: reaksi mirip leukemia memiliki etiologi yang jelas seperti infeksi, tumor, perdarahan, hemolisis akut, dll., sedangkan etiologi leukemia tidak jelas dan mungkin terkait dengan faktor biologis, faktor fisik, faktor kimia, faktor genetik.
2, gejalanya berbeda: reaksi seperti leukemia tidak memiliki gejala spesifik, umumnya muncul sebagai gejala berbagai penyakit primer, sementara gejala seperti demam tinggi, perdarahan dan pembengkakan kelenjar getah bening dapat muncul pada tahap awal leukemia.
3. Hasil darah rutin yang berbeda: tes darah rutin untuk reaksi mirip leukemia menunjukkan peningkatan sel darah putih, trombosit dan hemoglobin normal, dan sedikit perubahan pada sel naif dan sel primitif, sementara tes darah rutin untuk leukemia menunjukkan sel darah putih abnormal, trombosit dan jumlah hemoglobin, dan peningkatan sel primitif dan naif.
4, kromosom, genetik hasilnya berbeda, leukemia biasanya dapat ditemukan kromosom atau genetik dan kelainan lainnya, sedangkan reaksi mirip leukemia tidak memiliki kelainan ini.
5. hasilnya berbeda, reaksi leukoid tidak memerlukan pengobatan sendiri dan biasanya sembuh setelah mengendalikan penyakit primer, sedangkan leukemia biasanya memerlukan pengobatan yang agresif dan terstandardisasi untuk menjadi lebih baik.