Gejala distensi abdomen biasanya berupa perut terasa penuh dan tidak nyaman, terutama di perut kiri bawah dan perut bagian atas. Sebagian pasien mungkin mengalami mual, muntah, atau bahkan perasaan yang berkaitan dengan nyeri ulu hati, refluks asam, nyeri perut, dan ketidaknyamanan yang melibatkan punggung bawah. Beberapa pasien mungkin mengalami kelegaan gejala setelah buang angin dan tinja. Tidak ada cara untuk mengklarifikasi penyebab spesifik dan diagnosis melalui distensi abdomen saja, dan penyakit ini juga tidak dapat didiagnosis melalui gejala saja. Diagnosis hanya dapat ditegakkan setelah dilakukan analisis dan evaluasi yang komprehensif dengan menggabungkan riwayat medis, gejala, tanda, dan pemeriksaan tambahan, seperti gastroskopi, kolonoskopi, fluoroskopi perut, dan feses rutin. Selain itu, dapat dikombinasikan dengan kapsul bifidobacteria untuk menghilangkan gejala.