Apa yang dimaksud dengan bronkodilator untuk penyakit paru obstruktif kronik?

Bronkodilator paru obstruktif kronik harus ditanyakan untuk bronkodilator yang digunakan dalam pengobatan penyakit paru obstruktif kronik, yang biasa digunakan: teofilin, antikolinergik, agonis B2, dan sebagainya. 1. Teofilin seperti aminofilin, teofilin, doksofilin, dll., Terutama mengendurkan otot polos bronkial, meredakan kejang trakea, meningkatkan ventilasi. 2. Obat antikolinergik seperti cetonium bromide, ipratropium bromide, dll., Memperbaiki ventilasi trakea dan meredakan kejang trakea. 3. Agonis β2, seperti salbutamol dan terbutalin, untuk meningkatkan ventilasi jalan napas, meningkatkan fungsi paru-paru, dan melebarkan saluran bronkial untuk meredakan kejang. Pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik perlu berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan menggunakan obat di bawah bimbingan dokter.