Gangguan perilaku tidur REM terutama mengacu pada munculnya serangkaian perilaku abnormal selama tidur, seperti berteriak, bernyanyi, menangis, berlari, dll. Gangguan ini termasuk dalam jenis tidur heteromorfik. Siklus tidur dibagi menjadi periode tidur REM dan tidur non-REM. Tidur REM terutama merupakan periode di mana mimpi muncul, dan gangguan perilaku tidur REM mengacu pada munculnya perilaku abnormal selama periode ini, yang sebagian besar disertai dengan munculnya mimpi. Perilaku abnormal termasuk berbicara, berteriak, tertawa, menangis, berlari, dll. Episode cenderung terjadi dengan mata tertutup, dan jarang terlihat karena gangguan tidur, tetapi sebagian besar disebabkan oleh gangguan pada orang yang berada di ruangan yang sama, dan disarankan agar mereka yang mengalami kondisi ini segera mencari pertolongan medis.