Perbedaan antara restorasi implan dan restorasi tradisional setelah gigi tanggal

Untuk pasien dengan satu gigi yang hilang, ada 3 jenis gigi palsu: 1, gigi palsu lepasan: fiksasi gigi palsu lepasan perlu cincin (kait) yang tergantung di kedua sisi gigi asli. Kerugiannya adalah ada sensasi benda asing, perlu berulang kali melepas dan memakai, perlu menggiling sedikit gigi tetangga; kelebihannya adalah harganya murah. 2, jembatan tetap (jembatan porselen): kehilangan gigi, Anda perlu menyiapkan kedua sisi gigi sebagai penyangga (abutment) jembatan untuk mengembalikan gigi yang hilang, kedua sisi gigi untuk melakukan mahkota, dihubungkan seperti jembatan, bagian tengah jembatan menjadi bentuk gigi yang hilang. Kerugiannya adalah kerusakan pada gigi tetangga di kedua sisi, dan bahkan menyebabkan nekrosis pulpa gigi tetangga, karies sekunder, dll., Penggunaan waktu sekitar 10 tahun, tingkat keberhasilan jangka panjang rendah; keuntungannya adalah rasa benda asing tidak jelas, tidak perlu lepas landas dan dipakai, harganya berkisar antara 2-3.000 hingga 7-8.000. 3, implan gigi: pada tulang alveolar area gigi yang hilang ditanamkan perawatan permukaan khusus implan titanium murni (akar), setelah 3 bulan, implan dan tulang alveolar terbentuk di antara kombinasi tulang, setelah akar melakukan mahkota. Keuntungan dari metode ini adalah nyaman, tidak ada sensasi benda asing, tidak perlu dilepas dan dipakai, tidak perlu merusak gigi asli di kedua sisi, dll. Kerugian dari metode ini adalah lebih mahal. Kerugiannya adalah harganya lebih mahal. Karena tidak memerlukan penggerindaan gigi di kedua sisi dan perawatan rutin setelah operasi, metode ini memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dan saat ini merupakan metode veneer yang paling disukai.