Mungkin ada berbagai alasan untuk benjolan kecil di bokong, termasuk berbagai ruam, folikulitis, kutil biasa, dll. Penyebabnya bervariasi, dan sifat benjolan mungkin berbeda, serta cara penanganannya. 1. Ruam: seperti papula, yang mungkin disebabkan oleh gesekan dari pakaian yang tidak pantas, bermanifestasi sebagai kerusakan kulit yang substansial dalam bentuk gundukan di atas permukaan kulit, yang dapat dirasakan sebagai tonjolan yang lebih kencang dan dapat terjadi dalam jumlah yang banyak. Ukurannya biasanya sangat kecil hingga sebesar kedelai dan bisa beragam, runcing, bulat, pipih, atau tertekan secara terpusat di bagian atas. Pada kasus ringan, krim hormonal dapat dioleskan pada area yang terkena. Pada kasus yang parah, antihistamin oral mungkin diperlukan untuk meredakan gejala. 2. Folikulitis: Infeksi bakteri pada folikel rambut di bokong dapat menyebabkan peradangan purulen akut pada folikel rambut, awalnya sebagai papula inflamasi folikel seukuran jagung, secara bertahap membentuk abses, yang bisa tunggal atau multipel, dan pada infeksi yang lebih dalam dapat membentuk bisul dan karbunkel, disertai rasa sakit. Pasien dapat menghilangkannya dengan perawatan fisik seperti pembekuan, laser dan terapi microwave. Selain itu, kista sebasea dan lipoma juga bisa muncul sebagai benjolan pada bokong. Pasien perlu segera diobati sesuai dengan tanda-tanda fisik dan hasil pemeriksaan profesional untuk menentukan penyebabnya.