Penderita diabetes berisiko terkena penyakit jantung. Oleh karena itu, kadar kolesterol dan trigliserida (sejenis lemak darah) perlu diperiksa setidaknya setahun sekali. Yang diperlukan hanyalah tes darah sederhana.
Ini juga membantu untuk mengetahui sebanyak mungkin tentang kolesterol dan apa yang dapat dilakukan untuk menjaganya pada tingkat yang tepat.
Aturan emasnya: jaga agar kadar kolesterol ‘buruk’ low-density lipoprotein (LDL) tetap rendah dan kadar kolesterol ‘baik’ high-density lipoprotein (HDL) tetap tinggi.
Apa itu kolesterol?
Tubuh sebenarnya membutuhkan kolesterol. Namun, banyak orang memiliki terlalu banyak kolesterol ‘jahat’, bukan kolesterol ‘baik’. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan sesuatu yang disebut plak menumpuk di arteri, sehingga menyisakan lebih sedikit ruang untuk aliran darah.
Pembuluh darah yang tersumbat di jantung dapat menyebabkan nyeri dada, serangan jantung atau stroke.
Kolesterol HDL yang “baik” membantu tubuh menyingkirkan LDL yang “buruk”, dan semakin tinggi kadar HDL, semakin baik.
Meskipun berbeda dari kolesterol, jenis lipid lain yang disebut trigliserida juga dapat membuat orang lebih rentan terhadap penyakit jantung. Trigliserida juga harus dijaga agar tetap rendah.
Faktor-faktor apa saja yang dapat memengaruhi kadar kolesterol?
Diet. Lemak jenuh dalam makanan yang Anda makan dapat meningkatkan kadar kolesterol “jahat”.
Berat badan. Kelebihan berat badan meningkatkan kolesterol dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Latihan. Berolahragalah secara teratur karena ini dapat menurunkan kolesterol ‘jahat’ dan meningkatkan kolesterol ‘baik’.
Gen. Gen mempengaruhi jumlah kolesterol yang disintesis tubuh Anda. Kolesterol tinggi bisa menurun dalam keluarga.
Penyebab lainnya. Obat-obatan tertentu dan kondisi medis dapat meningkatkan kadar kolesterol. Trigliserida tinggi dapat berasal dari diabetes atau masalah tiroid. Menurunkan berat badan berlebih dan menghindari makanan berkalori tinggi dapat membantu.
Berapa kadar kolesterol total saya seharusnya?
Tes darah adalah semua yang diperlukan untuk mengetahui kadar kolesterol Anda.
Dokter Anda dapat merekomendasikan puasa selama 8-12 jam sebelum tes untuk mengukur trigliserida, LDL, HDL dan kolesterol total. Atau, Anda bisa mulai dengan tes yang akan menunjukkan kadar kolesterol total Anda tanpa berpuasa.
Dokter Anda mungkin mulai dengan tes non-puasa dan kemudian merekomendasikan analisis lipid berdasarkan hasilnya. Tes tambahan dapat dilakukan pada tahap selanjutnya untuk melihat seberapa baik pengobatan bekerja.
Perbaikan gaya hidup dapat membantu
Banyak cara untuk membantu mengelola diabetes juga dapat membantu menurunkan kolesterol dan trigliserida, serta melindungi jantung.
Ubah pola makan Anda. Hindari lemak jenuh dan lemak trans. Sebaliknya, makanlah lemak tak jenuh, seperti yang ditemukan dalam minyak canola, minyak zaitun atau margarin cair. Makan lebih banyak buah, sayuran, kacang-kacangan, kacang-kacangan dan biji-bijian, yang mengandung nutrisi penurun kolesterol seperti serat, asam lemak omega-3, dan fitosterol dan sterol.
Jika Anda merokok, berhentilah. Merokok menurunkan kadar kolesterol HDL ‘baik’. Ketika Anda berhenti merokok, ini akan kembali ke tingkat normal.
Menurunkan berat badan berlebih. Hal ini membantu mengurangi kolesterol ‘jahat’ dan meningkatkan trigliserida.
Latihan. Hanya 30 menit berolahraga sehari dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol ‘baik’, menurunkan kadar trigliserida, memperbaiki diabetes, menjadi lebih sehat dan mengurangi tekanan darah tinggi, serta menurunkan kemungkinan Anda terkena penyakit jantung.
Apakah saya perlu minum obat?
Sebagian orang yang melakukan perubahan gaya hidup sehat juga memerlukan obat untuk menurunkan kolesterol mereka. Biasanya, dokter merekomendasikan pengobatan dengan obat yang disebut statin.
Jika Anda menderita diabetes dan berusia antara 40 dan 75 tahun, dokter Anda dapat merekomendasikan statin dosis sedang dan perubahan gaya hidup untuk membantu mengurangi kemungkinan Anda mengalami serangan jantung atau penyakit jantung.
Jika Anda menderita diabetes dan memiliki penumpukan lemak dan kolesterol dalam arteri Anda (masalah yang disebut aterosklerosis), dokter Anda akan ingin menggunakan dosis statin yang lebih tinggi bersama dengan gaya hidup sehat, yang dapat membantu mengurangi kemungkinan mengalami serangan jantung lain atau masalah serupa yang mengancam jiwa.
Statin biasanya tidak diperlukan jika Anda berusia di bawah 40 tahun dan tidak memiliki penyakit jantung.
Obat-obatan lain yang dapat membantu menurunkan kolesterol meliputi
Betablocker.
Niasin.
Resin pengikat asam empedu.
Ezetimibe.
Suplemen minyak ikan dosis tinggi atau resep (untuk menurunkan trigliserida).
Ingat: obat-obat ini bekerja paling baik apabila diet sehat diikuti dan olahraga dipertahankan.