Dapatkah Anda bangun dari koma dengan infark batang otak?

Pasien dengan infark batang otak dan koma memiliki dua kondisi: Pertama, karena oedema parah selama fase akut infark batang otak, yang memengaruhi sistem pengaktifan retikuler batang otak ke atas, pasien dapat mengalami koma. Dalam kasus di atas, jika pasien secara aktif mengalami dehidrasi dan tekanan intrakranial berkurang selama fase akut, fungsi sistem aktivasi reticular ke atas pasien dapat dipulihkan sampai batas tertentu, dan setelah perawatan aktif, beberapa pasien dengan infark batang otak dapat bangun. Kedua, infark batang otak dan koma juga dapat dilihat apabila terdapat infark pada bagian perineural dari sistem pengaktifan retikuler superior dan pasien menjadi koma. Dalam kasus ini, kemungkinan pasien terjaga relatif kecil, meskipun ada pengobatan yang agresif. Infark batang otak adalah bentuk infark yang parah secara klinis dan bisa mengancam jiwa bila infarknya besar dan oedemnya cukup parah untuk menyebabkan henti napas dan jantung mendadak. Pada infark batang otak, penyebab infark harus ditentukan dan pasien harus diobati secara agresif untuk menghindari bahaya.