Kontraindikasi diet untuk pasien dengan nyeri akar telinga

  Nyeri pada akar telinga adalah salah satu gejala otitis media. Pasien sering mengalami gejala seperti nanah yang mengalir di telinga, yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada kasus yang parah. Oleh karena itu, jika Anda memiliki gejala otitis media dalam kehidupan sehari-hari, Anda harus pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu untuk menghindari gejala yang lebih serius. Penting juga bagi pasien dan keluarga mereka untuk memperhatikan pertimbangan diet untuk sakit telinga. Berikut ini adalah kontraindikasi diet untuk pasien yang mengalami nyeri pada akar telinga: 1. Makanan sehari-hari pasien dengan rasa sakit di akar telinga harus menghindari makan ayam, ikan, kepiting, babi betina, daging keledai, angsa, udang, daging babi, daging kuda, daging kambing, daun bawang dan makanan lainnya, karena makanan ini cenderung menghasilkan panas dan api, sehingga peradangan mengembang.  2, hindari makanan pedas yang merangsang Pasien nyeri akar telinga harus menghindari cabai, lada, kayu manis, jahe, merica, mustard, jahe, bawang merah, bawang putih dan makanan lainnya, karena makanan ini hangat dan pedas kering, mudah membuat api dan melukai Yin, sehingga gejala pasien nyeri akar telinga memburuk.  3. Hindari makanan asin atau acar Makanan acar yang umum seperti acar sayuran, telur bebek asin, asinan kubis, daging asin, dll.. Makanan-makanan ini juga rentan terhadap api dan panas, menyebabkan rasa haus dan memperparah rasa sakit di akar telinga.  4, hindari makanan yang keras dan sulit digigit Makanan yang keras dan sulit digigit terutama adalah berbagai kacang-kacangan, seperti kacang tanah, biji semangka, pistachio dan sebagainya. Makanan-makanan ini sulit dikunyah dan akan memperparah rasa sakit di telinga.  5, hindari merokok dan alkohol Pasien nyeri akar telinga juga harus berhenti merokok dan alkohol, dan makan lebih banyak sayuran segar dengan efek anti-inflamasi, seperti seledri, loofah, terong, caper, mentimun, dll.  Singkatnya, pasien dengan sakit telinga harus menguasai pantangan makanan di atas, jangan makan makanan pedas dan merangsang selama sakit, berhenti merokok dan minum, dan makan makanan sehari-hari yang ringan, mudah dikunyah, mudah dicerna, makanan bergizi seperti bubur, roti kukus, ubi jalar, tahu, nasi, mie, puding telur, tauge kacang hijau, sup daging tanpa lemak, dll. Selain itu, pasien dengan sakit telinga juga harus memperkuat latihan fisik secara umum untuk meningkatkan kebugaran fisik dan menghindari masuk angin.