Peradangan rahim sering mengacu pada infeksi rongga rahim, seperti endometritis dan penyakit radang panggul, yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri retrograde. Secara umum, radang rahim dapat dikaitkan dengan seks yang tidak bersih, sensasi saluran genital yang lebih rendah, dan operasi rongga rahim: 1. seks yang tidak bersih: seperti seks selama menstruasi, terlalu banyak seks, kebersihan lokal yang buruk, dll.; 2. infeksi saluran genital yang lebih rendah: jika pasien memiliki infeksi vagina dengan bakteri patogen yang menderita peradangan vagina, bakteri dapat melakukan perjalanan retrograde dari vagina ke rahim, sehingga meradang rahim; 3. operasi rongga rahim: seperti melakukan Alat medis dapat membawa bakteri ke rahim, yang menyebabkan infeksi; 4. Kondisi lain: beberapa kondisi peradangan perifer lainnya juga dapat menyebabkan peradangan rahim, seperti peradangan usus buntu. Selain itu, atau dengan beberapa penyakit yang ditularkan melalui darah seperti tuberkulosis, hal ini juga dapat menyebabkan infeksi rongga rahim dan radang rahim. Dalam kehidupan sehari-hari, pasien perlu memperhatikan kebersihan dan higienitas lokal, mengganti pakaian dalam dan celana secara teratur dan mencuci tubuh bagian bawah dengan air mengalir di pagi dan sore hari untuk menghindari invasi bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.