95% penyumbatan kardiovaskular adalah lesi vaskular yang serius, dengan risiko oklusi vaskular yang tinggi, dan tergantung pada keadaannya, mungkin memerlukan pemasangan stent intervensi, atau operasi bypass untuk merawat pasien dengan manfaat yang lebih besar. Namun, sebagian pasien tersebut hanya dapat diobati secara konservatif karena berbagai alasan dan harus memperhatikan hal-hal berikut ini: pertama, penggunaan obat antitrombotik dan obat penstabil plak seperti aspirin, clopidogrel dan resulvastatin. Kedua, penggunaan obat anti-iskemik, seperti metoprolol, bisoprolol dan B-blocker lainnya. Ketiga, menghilangkan faktor risiko yang memperparah penyakit vaskular, seperti hipertensi, hiperlipidemia, hiperglikemia dan asam hiperuris. Keempat, pembentukan sirkulasi kolateral harus dipromosikan melalui latihan. Penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga yang terus-menerus dapat menstimulasi munculnya pembuluh darah baru yang kecil secara bertahap membentuk jaringan pembuluh darah di sekitar pembuluh darah yang mengalami stenosis parah, mirip dengan efek bypass, tetapi intensitas olahraga harus dinilai dan ditentukan oleh seorang profesional medis.