Edema laring adalah infiltrasi cairan jaringan di bawah selaput lendir pada lapisan laring. Terdapat dua kategori utama etiologi: infeksi dan non-infeksi. Edema laring yang menular dapat disebabkan oleh laringitis akut, epiglottitis akut, kondritis laring akut, abses laring, tuberkulosis laring, sifilis laring, dan lain-lain, serta radang supuratif akut pada faring atau leher; sedangkan edema laring yang tidak menular dapat disebabkan oleh penyakit jantung, nefritis, sirosis hati, hipotiroidisme, anafilaksis, atau faktor keturunan, seperti suntikan penisilin, asupan kalium iodida dan aspirin secara oral, serta konsumsi makanan yang dapat menyebabkan alergi, seperti ikan, pada orang yang alergi, udang, kepiting, dll. Bagaimana cara mencegah oedema laring? 1, jangan berbicara Apapun penyebab oedema laring, yang paling penting adalah membiarkan pita suara Anda beristirahat selama beberapa waktu, bahkan berbisik pun harus dihindari. Minum lebih banyak air Para ahli merekomendasikan untuk minum 8-10 gelas air sehari, atau jus buah dan teh lemon. Hal terbaik yang harus dilakukan adalah minum air hangat, air dingin hanya akan memperburuk masalah. Bernapaslah melalui hidung Bernapas melalui hidung adalah cara alami untuk menjaga kelembapan tenggorokan. Berhenti merokok Merokok adalah penyebab utama tenggorokan kering. Jadi, ketika Anda menderita radang tenggorokan, Anda harus berhenti merokok. 5, pilihlah tablet hisap yang tepat Hindari tablet hisap yang mengandung mint, lebih baik madu atau tablet hisap rasa buah. Obat-obatan tertentu harus dihindari Obat-obatan tertentu dapat mengeringkan tenggorokan Anda. Obat-obatan ini mungkin termasuk obat penurun tekanan darah, obat tiroid, dan antihistamin. Jika Anda tidak yakin, tanyakan kepada dokter Anda. 7. Bicaralah dengan mikrofon Jika Anda memiliki pekerjaan yang mengharuskan Anda meninggikan suara, gunakan mikrofon untuk memperkuat suara Anda dan jangan membuat pita suara Anda tegang. Selain itu, jika Anda akan naik ke atas panggung untuk berbicara, tetapi merasa suara Anda serak, sebaiknya tunda dulu, agar tidak menyebabkan kerusakan pita suara dalam jangka panjang. 8, melatih vokalisasi Anda harus melatih vokalisasi jika Anda harus sering berbicara atau berpidato. Pada vokalisasi yang tidak terlatih, otot-otot di tenggorokan saling menekan satu sama lain. Dengan suara yang terlatih, otot-otot ini akan bekerja sama. Hindari makanan pedas dan mengiritasi Makanan pedas dan mengiritasi dapat menambah bahan bakar pada tenggorokan yang bengkak dan sakit. Makanan berminyak juga tidak kondusif untuk pemulihan. 10, penggunaan pelembab udara dingin Selaput lendir di atas permukaan pita suara perlu dijaga agar tetap lembab. Jika selaput lendir kering, maka akan menjadi lebih lengket dan menjadi penyerap yang sangat baik untuk alergen (atau iritasi). Penggunaan pelembap udara dapat membantu mengatasi masalah ini.