Jika seorang pasien wanita mengalami kaki bengkak sekitar usia 45 tahun, beberapa kondisi harus dipertimbangkan: pertama, gangguan metabolisme endokrin harus dipertimbangkan, misalnya, wanita pada usia ini mungkin mengalami ketidakseimbangan dalam produksi estrogen dan progesteron dan oleh karena itu memiliki berbagai tingkat retensi natrium dan air yang menyebabkan kaki bengkak. Kedua, penting untuk mempertimbangkan fungsi tiroid, misalnya, kaki bengkak yang disertai kaki bengkak juga dapat terjadi pada kasus hipotiroidisme. Kemudian, jika pasien memiliki, misalnya, insufisiensi ginjal kronis, akan terjadi hipoproteinemia dan proteinuria dalam jumlah besar, yang juga bisa disertai dengan kaki bengkak. Akhirnya, pembengkakan malnutrisi juga harus dipertimbangkan pada wanita dengan status gizi yang sangat buruk. Wanita dengan riwayat penyakit arteri koroner sebelumnya harus mempertimbangkan kemungkinan kaki bengkak akibat gagal jantung pada usia ini.