Apa yang dimaksud dengan “ortodontik”?

Apa yang dimaksud dengan “ortodontik”? Perawatan ortodontik adalah pergerakan gigi dengan bantuan peralatan ortodontik untuk memperbaiki maloklusi (misalnya gigi yang tidak rata, gigi yang menonjol, rahang yang mundur, “bunion”, dan lain-lain). Perawatan ortodontik membutuhkan waktu yang lama, biasanya sekitar 2 tahun, karena pergerakan gigi adalah proses yang lambat. Tujuan dari perawatan ortodontik adalah untuk merapikan gigi yang berjejal untuk mendapatkan gigi yang sehat, atau memperbaiki gigi yang menonjol untuk memperbaiki profil samping pasien. Perawatan ortodontik merupakan ‘investasi’ kosmetik bagi orang tua dan relatif mahal. Dokter gigi harus melalui pemeriksaan klinis yang cermat, analisis fungsional, analisis pengukuran phantom, analisis sefalometri sinar-X, dan analisis profil lateral sebelum rencana perawatan ortodontik yang lebih masuk akal dapat dikembangkan. Perawatan hanya dapat dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan dari pasien. Selama masa perawatan, kerja sama penuh dari pasien diperlukan dengan janji temu tindak lanjut secara teratur untuk menambah kekuatan. Kegagalan untuk menghadiri janji temu tindak lanjut secara teratur dapat memperpanjang seluruh siklus perawatan. Setelah aligner dilepas, gigi masih belum stabil di posisi barunya karena pembentukan ulang jaringan di sekitar gigi belum selesai, sehingga sangat rentan untuk kambuh dan membutuhkan retainer untuk menghentikan kekambuhan. Retainer biasanya dipakai selama 1-2 tahun dan lamanya waktu pemakaian tergantung pada usia pasien dan jenis maloklusi. Untuk beberapa pasien, seperti pasien dengan penyakit periodontal yang parah, retainer jangka panjang mungkin diperlukan, dan dalam beberapa kasus, retainer seumur hidup mungkin diperlukan. Kunjungan bulanan ke rumah sakit diperlukan selama masa perawatan, dan kunjungan tindak lanjut biasanya tidak diperlukan selama masa retensi.