Kadang-kadang pasien tidur dalam posisi yang salah dan menekan jari-jari mereka, yang dapat menekan aliran darah dan menyebabkan kurangnya aliran darah dalam tubuh, sehingga dapat menyebabkan gejala seperti mati rasa di tangan. Penyebab lainnya biasanya dikaitkan dengan spondilosis servikal, suatu kondisi yang dapat memicu kelainan di area lain seperti mati rasa di jari-jari pada kasus yang parah. Pasien juga disarankan untuk mengunjungi klinik bedah di rumah sakit biasa untuk pemeriksaan guna mengidentifikasi penyebabnya sebelum pengobatan yang wajar diberikan. Namun, jika penyebab mati rasa di tangan adalah karena kerusakan saraf yang disebabkan oleh trauma sebelumnya pada pasien, maka sulit untuk menyembuhkan kondisi tersebut, sehingga penting untuk menerima perawatan rutin di rumah sakit. Penting juga untuk lebih memperhatikan olahraga dan makan lebih banyak makanan yang mengandung berbagai elemen untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kebugaran fisik. Rokok mengandung banyak zat beracun yang dapat melumpuhkan saraf dan menyebabkan mati rasa di tangan.