Banyak orang mengalami kebakaran ketika mereka makan terlalu banyak makanan yang digoreng dan pedas, dan bersamaan dengan kebakaran itu muncul batuk. Bila hal ini terjadi, Anda harus berhenti makan kedua jenis makanan ini terlebih dulu, sebelum batuk Anda bertambah parah. 1. Bila batuk dengan api terjadi, Anda dapat mengonsumsi obat penekan batuk. Jika tidak membaik, pergilah ke rumah sakit dan setelah berkonsultasi dengan dokter Anda, antibiotik akan diperlukan jika itu terkait infeksi. Ketika Anda mengalami batuk api, ubahlah pola makan Anda menjadi lebih ringan, sebaiknya dengan bubur, sambil tetap menjaga nutrisi Anda. 2. Jika Anda tidak ingin minum obat, maka gunakan terapi makanan. Kerang Sichuan dan gula batu yang direbus dengan pir salju adalah hidangan obat sederhana. Ini sangat efektif dalam meredakan batuk. Jika batuknya tidak serius dan Anda malas dan tidak ingin membuat hidangan obat ini, Anda bisa makan buah pir saja. Ini tidak seefektif hidangan obat, tetapi masih memiliki efek meredakan batuk tertentu. 3. Untuk mengurangi gejala batuk api, Anda juga bisa makan buah naga dan minum teh herbal. Buah naga dapat membersihkan panas dan menurunkan api, sementara teh herbal memiliki efek yang sama. Jika batuknya tidak parah, bisa diobati dengan cara ini. Berolahraga lebih banyak dan menghindari begadang adalah cara yang baik untuk mencegah batuk api. Makan makanan pedas dapat dengan mudah menyebabkan batuk api. Jika Anda makan makanan pedas secara teratur, pastikan Anda minum lebih banyak air dan makan lebih banyak buah seperti jeruk dan pir.