Pasien dengan diabetes melitus yang dikombinasikan dengan hipernatremia umumnya ditangani dengan terapi hipoglikemik dan terapi rehidrasi, secara aktif menurunkan glukosa dan membatasi asupan natrium untuk mencegah masuknya natrium yang berlebihan. Langkah pertama adalah secara aktif menurunkan glukosa, dengan menggunakan obat hipoglikemik oral atau terapi insulin suntik untuk mengontrol glukosa darah dalam kisaran yang wajar. Pasien dihidrasi lebih awal dengan air dalam jumlah yang cukup untuk memperbaiki keadaan hipertonik, diikuti dengan suplementasi elektrolit yang sesuai. Koreksi hipernatremia tidak boleh dilakukan secara terburu-buru; rehidrasi yang terlalu cepat dan penurunan keadaan hipertonik dapat memicu oedema serebral, kejang-kejang dan kerusakan neurologis, yang dapat menyebabkan kematian. Pasien dengan diabetes melitus yang dikombinasikan dengan hipernatremia tidak boleh sembarangan minum obat sendiri.