Kerutan di dahi umumnya dikategorikan menjadi kerutan statis dan dinamis. Pasien dapat memperbaiki kerutan dahi melalui suntikan Botox, suntikan filler, dan koreksi ptosis. 1. Suntikan toksin Botulinum: Prinsip dari toksin Botulinum untuk memperbaiki kerutan di dahi adalah dengan menghambat bagian kontraksi otot frontalis, sehingga dapat membaik. Namun, injeksi toksin Botulinum bukanlah solusi permanen untuk kerutan di dahi, dan perlu disuntikkan secara teratur. 2. Injeksi filler: Untuk kerutan dahi statis, dapat diperbaiki dengan asam hialuronat dan pengisian lemak autologus. 3. Blepharoplasty: Untuk pasien dengan pseudo-ptosis atau ptosis kongenital yang disebabkan oleh sebagian besar kelopak mata tunggal, kerutan dahi dapat diperbaiki dengan blepharoplasty atau operasi koreksi ptosis. Untuk pasien dengan kerutan dahi, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu dan di bawah bimbingan dokter profesional untuk mendapatkan perawatan standar.