Anak-anak dengan mata merah dan belekan yang berlebihan dapat disebabkan oleh konjungtivitis, keratitis, erisipelas, dakriosistitis, dan faktor lainnya.
1. Konjungtivitis: Konjungtivitis bakteri dapat menyebabkan gejala belek mata kuning. Dirangsang oleh peradangan, mata dapat tampak merah, bengkak, tersumbat, dan dengan sekresi yang meningkat.
2. Keratitis: bentuk umum keratitis termasuk keratitis virus, keratitis bakteri, keratitis jamur, dan lain-lain, yang dapat menyebabkan kemerahan, bengkak, nyeri, dan kotoran mata.
3. Emfisema: Setelah terjadinya emfisema pada anak-anak, bintil-bintil keras dapat muncul pada mata, yang dapat disertai dengan gejala nyeri, darah merah pada mata, dan kotoran mata yang meningkat.
4. Dakriosistitis: Dakriosistitis disebabkan oleh infeksi bakteri dan iritasi benda asing, yang dapat menyebabkan nyeri mata, kemerahan, dan pembengkakan kelopak mata.
Anak-anak dengan mata merah dan kotoran mata yang berlebihan harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, dan di bawah bimbingan seorang spesialis, secara aktif melakukan perawatan yang tepat untuk membantu meringankan gejala sesegera mungkin.