(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah umum dan informasi yang relevan dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Pasien dalam kasus ini adalah seorang wanita berusia 48 tahun dengan disfungsi dasar panggul yang disebabkan oleh kehamilan dan persalinan multipel, yang mengakibatkan kebocoran urin. Karena kebocoran, pasien sering menggunakan pembalut wanita yang tidak dapat bernapas, dan dengan infiltrasi urin, ia mengalami nyeri vulva, gatal dan sensasi terbakar, dan akhirnya epidermis vulva rusak, jadi dia datang ke rumah sakit kami dan akhirnya didiagnosis dengan vulvovaginitis, dan diberi sitz bath + obat sebelum kondisinya terkontrol dan gejalanya mereda.
Informasi Dasar】Perempuan, 48 tahun
Jenis penyakit】Vulvodynia
Rumah Sakit】 Rumah Sakit Jiangbin Daerah Otonomi Guangxi Zhuang
Tanggal Konsultasi】 Juli 2021
Rencana perawatan] Sitz bath (larutan kalium permanganat 1:5000) + obat-obatan (gel faktor pertumbuhan fibroblast dasar sapi rekombinan + salep hidroklorida gentamisin)
Masa Perawatan】 10 hari perawatan rawat jalan
Efek】Kondisi terkontrol dan sensasi terbakar dan nyeri pada vulva berkurang.
I. Konsultasi Awal
Deskripsi pasien: Dia telah menjalani 3 kelahiran normal dan 2 aborsi di masa lalu. Karena cuaca panas dan pengaruh pembalut yang dibasahi air seni, pasien mengalami sensasi terbakar dan gatal-gatal di vulva, dan secara tidak sengaja menggaruk dan merusak bagian kulit, sehingga mengakibatkan ulserasi vulva dan nyeri. Dalam beberapa hari terakhir, dia merasa tak tertahankan dan mengunjungi klinik rawat jalan kami pada 5 Juli 2021. Pemeriksaan ginekologi: vulva memerah, labia majora dan minora bengkak, beberapa epidermis rusak, vagina terbuka, tidak banyak cairan yang keluar, ukuran uterus normal, tidak ada nyeri tekan dan tidak ada kelainan yang teraba di kedua area adneksa.
(Rekam medis rawat jalan tertanggal 5 Juli)
II. Riwayat pengobatan
Pasien diberikan tablet desinfektan kalium permanganat dan diinstruksikan untuk mandi sitz setiap hari di rumah yang diencerkan dengan larutan kalium permanganat 1:5000. Setelah mandi sitz, gel faktor pertumbuhan fibroblast dasar sapi rekombinan dan salep aureomycin hidroklorida dioleskan secara bergantian ke vulva, yang memiliki efek antiseptik dan meningkatkan penyembuhan kulit yang rusak. Ini memiliki efek antiseptik dan mendorong penyembuhan kulit yang rusak. Pada saat yang sama, pasien harus diinstruksikan untuk tidak menggunakan pembalut wanita, beristirahat sebanyak mungkin di rumah, menghindari terlalu banyak aktivitas yang menyebabkan gesekan pada sisi vulva yang terpengaruh, memilih celana panjang katun, longgar, dan bernapas, serta menghindari hubungan seksual.
Efek pengobatan
Setelah 5 hari pengobatan, pasien mengikuti instruksi dokter dan pergi ke klinik rawat jalan untuk kunjungan tindak lanjut. Permukaan luka telah mengerak dan sembuh, yang menunjukkan bahwa pengobatannya efektif. Pasien disarankan untuk merujuk ke Pusat Rehabilitasi Dasar Panggul untuk rehabilitasi dasar panggul guna meredakan gejala vulvodynia.
IV. Catatan
Kami senang bahwa gejala-gejala pasien telah membaik setelah pengobatan, tetapi kami ingin mengingatkan pasien tentang beberapa hal yang harus dia perhatikan dalam kehidupan sehari-harinya.
1. menyarankan pasien untuk terus menjaga vulva mereka tetap kering dan bersih untuk memfasilitasi debridemen luka ulserasi, mengurangi aktivitas, memilih celana panjang yang longgar dan nyaman, dan menghindari gesekan vulva yang berlebihan.
2. Kembangkan kebiasaan makan yang baik, kurangi makan makanan yang amis dan pedas serta makanan yang dapat dengan mudah memicu alergi dan api, dan makan lebih banyak buah dan sayuran segar, yang lebih kondusif untuk mengurangi kekambuhan vulvodynia.
3. Kebocoran urin jangka panjang dan episode vulvodynia yang berulang dapat dengan mudah berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental wanita, dan bahkan dapat secara signifikan mengurangi aktivitas dan kehidupan sosialnya.
4. Dianjurkan untuk mengunjungi pusat rehabilitasi dasar panggul untuk menilai fungsi dasar panggul dan mengembangkan program rehabilitasi individual untuk meringankan gejala kebocoran urin dan menghilangkan pemicu vulvodynia.
V. Wawasan pribadi
Ada banyak penyebab vulvodynia, tetapi pada pasien yang lebih tua, kebocoran urin juga merupakan penyebab umum vulvodynia, sehingga kebocoran urin yang sering berulang harus ditanggapi dengan serius. Karena infiltrasi urin yang berkepanjangan dapat dengan mudah menyebabkan peradangan pada vulva, yang mengakibatkan rasa sakit, gatal dan terbakar, dan menggaruk dapat menyebabkan erosi dan bisul, yang dapat merusak fisik dan mental pasien. Karena kebocoran urin adalah pemicunya, pasien harus menjalani rehabilitasi dasar panggul sedini mungkin untuk meredakan gejala tonjolan kandung kemih dan membantu mengurangi kebocoran.