Anak yang buang air kecil di malam hari berhubungan dengan minum terlalu banyak air sebelum tidur, stimulasi psikologis, dan enuresis. Anda dapat mengubah pola makan, membantu anak Anda meringankan stres psikologis, dan mengobati penyebab masalahnya. 1. Minum terlalu banyak air sebelum tidur: Ketika seorang anak minum terlalu banyak air atau minum sebelum tidur, nokturia akan meningkat. Orang tua tidak ingin anak-anak mereka buang air kecil terlalu banyak di malam hari, mereka harus membatasi jumlah air yang mereka minum sebelum tidur, dan tidak boleh memberi anak-anak mereka terlalu banyak air atau minuman lain. Orang tua juga harus membiasakan anak-anak mereka untuk buang air kecil sebelum tidur. 2. Rangsangan psikologis: buang air kecil di malam hari pada anak mungkin terkait dengan rangsangan psikologis, anak dikritik oleh guru pada siang hari, anggota keluarga, atau mengalami hal-hal yang membuat stres, pada malam hari mungkin muncul gejala buang air kecil di malam hari, disarankan agar orang tua harus memperhatikan kesehatan mental anak, dan tepat untuk membantu anak mengatasi tekanan psikologis. 3. Enuresis: Jika seorang anak memiliki masalah nokturia jangka panjang, ia mungkin menderita enuresis, selain membiarkan anak mengembangkan kebiasaan buang air kecil yang baik dan tidak memberi anak terlalu banyak air sebelum tidur, anak mungkin juga perlu menggunakan obat-obatan seperti tekanan, oksitosin, dan obat lain untuk membantunya. Orang tua dapat membawa anak ke rumah sakit untuk pemeriksaan bila anak mengalami nokturia yang berlebihan, adanya penyakit yang memerlukan penanganan tepat waktu, pengobatan khusus perlu dipandu oleh dokter.