Bagaimana saya bisa menghindari komplikasi diabetes tipe 1?

Mengidap diabetes tipe 1 berarti tubuh Anda tidak memproduksi insulin. Insulin mentransfer gula (glukosa) dari darah ke sel untuk menyediakan energi.

Tanpa insulin, terlalu banyak gula dapat menumpuk dalam darah. Hal ini bisa merusak saraf dan pembuluh darah dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Jika diabetes tidak dikelola dan gula darah tidak terkontrol, seluruh tubuh bisa menderita. Berikut ini beberapa komplikasi umum.

Penyakit ginjal.
Penyakit jantung.
Stroke.
Tekanan darah tinggi.
Gangguan neurologis.
Masalah kaki, termasuk borok.
Masalah mata (retinopati).
Infeksi kulit.
Penyakit gusi (peradangan dan infeksi).

Tidak mungkin untuk sepenuhnya menghilangkan kemungkinan komplikasi tersebut, tetapi mungkin untuk mengurangi risiko mengembangkannya.

Perhatikan gula darah Anda

Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan nyata pada tubuh. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa gula darah Anda setiap hari dan menjaganya dalam batas normal.

Mintalah dokter Anda untuk melakukan tes hemoglobin terglikasi. Tes ini menilai kadar glukosa darah rata-rata selama beberapa bulan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai manajemen diabetes.

Memahami signifikansi tes tambahan lainnya

Penderita diabetes berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung atau stroke daripada yang bukan penderita diabetes, tetapi langkah-langkah dapat diambil untuk mengurangi risiko tersebut.

Menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol dalam kisaran yang sehat. Hipertensi dan hiperkolesterolaemia umum terjadi pada penderita diabetes, jadi keduanya harus diperiksa.

Tetap berpegang pada pola makan yang sehat

Membuat pilihan makanan yang bijak dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan menjaga kesehatan jantung dan ginjal Anda. Makanlah makanan yang mengandung serat dan lemak baik. Hindari makanan yang kaya akan lemak jenuh, kolesterol dan sodium.

Berolahraga secara teratur

Olahraga membantu mengurangi kadar gula darah dan risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan stroke, dan juga baik untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.

Namun demikian, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum Anda mulai berolahraga. Dokter Anda mungkin memperingatkan agar tidak melakukan latihan intensitas tinggi dan angkat beban tertentu, karena dapat meningkatkan gula darah.

Lindungi kaki Anda

Diabetes tipe 1 dapat merusak kesehatan kaki. Kerusakan saraf dapat menyebabkan mati rasa atau kesemutan pada kaki, dan dapat melemahkan atau merusak struktur jaringan kaki, sehingga meningkatkan risiko infeksi dan borok.

Periksa kaki Anda secara menyeluruh setiap hari untuk mengetahui adanya luka, lecet, bisul, eritema, infeksi kuku kaki dan mati rasa pada kaki.

Jaga kaki Anda tetap bersih dan lembab serta rapikan kuku kaki Anda. Kenakan kaus kaki dan sepatu yang pas. Berjalan tanpa alas kaki atau mengenakan sepatu licin yang tidak pas dapat menyebabkan masalah kaki.

Lindungi gigi Anda

Gula darah yang tinggi membuat bakteri lebih mudah tumbuh di dalam mulut dan menciptakan plak, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit gusi.

Bersihkan gigi Anda setiap hari dengan sikat gigi dan benang gigi, dan bilas mulut Anda dengan obat kumur antibakteri. Periksa gusi Anda apakah ada kemerahan, nyeri tekan, atau pendarahan (ini mungkin merupakan gejala radang gusi). Radang gusi adalah awal dari penyakit gusi.

Membuat janji temu untuk pemeriksaan

Janji temu rutin untuk pemeriksaan harus dibuat. Lakukan pemeriksaan mata setidaknya setahun sekali, kunjungi dokter gigi Anda setiap 6 bulan dan periksakan kaki Anda. Anda juga harus diperiksa untuk penyakit ginjal setiap tahun.

Hentikan kebiasaan Anda

Bagi perokok, berhentilah merokok. Sebenarnya, merokok adalah salah satu kebiasaan yang paling penting bagi penderita diabetes untuk dihentikan. Merokok meningkatkan risiko hampir semua komplikasi diabetes.

Tidak bisa berhenti merokok? Mintalah bantuan dokter Anda.