Apa saja tanda dan gejala pneumonia neonatal?

  Pneumonia neonatal adalah penyakit umum dalam neonatologi dan dapat disebabkan oleh infeksi atau faktor inhalasi seperti pemberian makan, refluks gastroesofagus, dll. Pneumonia neonatal bisa ringan atau berat dan membutuhkan perawatan yang cepat.  Ketika bayi baru lahir mengalami pneumonia, anak mungkin memiliki gejala-gejala berikut ini: pernapasan yang cepat dan sulit bernapas, pernapasan yang kasar dan tidak teratur, sianosis pada wajah dan bibir serta akar hidung, semangat yang buruk, kurang makan, mengerang, respons yang buruk, sedikit gerakan, tersedak dan berbusa, hidung tersumbat, pilek, batuk, mengi, dan suhu tubuh yang tidak normal.  Pneumonia neonatal juga dapat memberikan petunjuk awal penyebab penyakit tergantung pada apakah itu terjadi sebelum, selama atau setelah melahirkan, misalnya, aspirasi cairan ketuban dan mekonium saat lahir dapat dengan mudah menyebabkan pneumonia aspirasi.  Secara keseluruhan, ada perbedaan antara gejala pneumonia neonatal dan pneumonia pada anak yang lebih besar. Gejala pernapasan yang khas seperti pilek, batuk dan mengi umumnya tidak jelas, tetapi sebagian besar bermanifestasi sebagai tersedak, berbusa, sesak napas, napas yang sulit, dan perubahan warna wajah. Sejumlah kecil bayi yang baru lahir mungkin mengalami demam, sementara anak-anak yang terinfeksi parah bahkan mungkin mengalami penurunan suhu tubuh dan tidak menunjukkan kenaikan suhu tubuh.  Pneumonia pada bayi baru lahir adalah sesuatu yang perlu ditangani dengan sangat serius dan jika tidak diobati dapat menyebabkan kegagalan pernafasan atau penyebaran infeksi ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, pengamatan yang cermat diperlukan untuk mendeteksi perubahan harian pada bayi Anda dan mencari pertolongan medis tepat waktu untuk menghindari kejengkelan.