Apakah diabetes menyebabkan demam?

Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik endokrin umum yang ditandai dengan peningkatan gula darah, yang dengan sendirinya tidak demam, dan gejala utamanya adalah minum, makan, buang air kecil, dan penurunan berat badan yang berlebihan. Glukosa darah yang tinggi menyebabkan penurunan fungsi kekebalan tubuh, dan kombinasi infeksi lainnya dapat menyebabkan demam. Penderita diabetes rentan terhadap infeksi lokal seperti infeksi kulit, infeksi paru-paru dan infeksi saluran kemih. Jika infeksi berlanjut dan tidak sembuh tepat waktu, demam berulang dapat terjadi dan kondisinya bisa menjadi lebih persisten. Karena alasan ini, beberapa pasien yang sering sakit atau demam perlu memeriksakan glukosa darah puasa dan postprandial mereka. Demam hanyalah gejala klinis yang umum dan tidak semua pasien diabetes akan mengalami demam. Ada dua penyebab utama demam, yang pertama adalah infeksi dan yang lainnya adalah penyakit non-infeksi. Apabila pasien diabetes mengalami demam, langkah pertama adalah mengklarifikasi diagnosis dan menyingkirkan penyakit menular. Di bawah bimbingan dokter, gula darah harus dikontrol secara wajar untuk mengurangi terjadinya berbagai komplikasi. Dengan tidak adanya penyakit menular, adanya demam pada pasien diabetes memerlukan perhatian yang tinggi dan tidak mengecualikan penyebab penyakit pada sistem kekebalan tubuh dan sistem saraf pusat.